Chapter 2 : This is an unbeliveable Story

     Andrew yang pingsan akhirnya siuman tetapi ia menemukan dirinya di rumahnya sendiri dan masih terbaring di tempat tidur. Andrew pun menelpon Andy untuk memastikan itu hanyalah mimpi. ” Halo Andy, apakah Sarah kecelakaan ? ” Tanya Andrew cemas. ” Kami telah menghubungimu tadi malam dan kau tidak menjawabnya ” Tutur Andy yang juga membuat Andrew terkejut ” Kemarin aku datang dan melihat kalian terbunuh satu per satu” Jawab Andrew dan begitu ia menjawab pannggilan itu, ia pun berada di rumahnya yang sangat merah dan muncul kembali makhluk yang sama.
     “Sebenarnya, apa kemauan kalian ?” Teriak Andrew. ” Pergi dari kota ini !” Jawab Makhluk itu. Andrew pun lari ke loteng dan menemukan Sarah dengan muka berdarah-darah dan Sarah pun berkata ” Pergi Andrew PERGI “. Setelah mendengar kata Sarah ( atau tidak ) , Andrew menabrak makhluk itu dan mendorongnya hingga terbentur dinding dengan sangat keras. Makhluk itu pun mati dan keadaan seperti semula.
     Andrew pun memikirkan satu-satu yang dialaminya dan dia merasa itu bukan mimpi sebab dia merasa sangat nyata sekali. Tiba-tiba masuklah SMS yang berisikan ” Tolong Temui Aku di Bar ” dari kenalannya bernama Michelle Valdez.

Bersambung ke Part 3………………..