Karakter Pengguna Blackberry
Inilah karakter pengguna Blackberry, Anda yang mana?

MODEL: Ganti picture tiap 5 menit (dari lahir sampai mati juga mukanya ya gitu gitu aja)

BURONAN: Ganti nama tiap hari (emang bokap loe kasih nama berapa banyak sih)

ALAY: Nama di profil pake simbol-simbol sampe susah dicarinya! (Contoh: Ch@®Iê Imöë7Z 8eUd -> sari imut banget) capeek dehh.. Sekarang ada juga yang pakai tanda panah…​ hadeh… biar dibilang exis kali tuh? Bikin org ribet nyari nya…

REPORTER: Hobinya broadcast message yang gak pnting. Seperti : Jika dposting ke 12 org anda akan beruntung… emang undian? (Rajin banget, kayak digaji aja..??!!)

TERORIS: Suka BBM berita yang menyeramkan (contoh : sebarkan pesan ini kalo tidak nanti kamu akan dapat musibah dan di cari SETAN, ada TUYUL gondronglah, POCONG ngesotlah dan blablabla, eloe kira BBM gudangnya musibah sama setan BEGO?)

SELEB: Ganti status tiap 5 menit, seleb aja gak segitunya… Srundeng parutan klopo : ketoke mentereng jebul gak duwe opo-opo…

Dis-ORIENTASI OTAK: Suka bikin status tidak pada tempatnya. (Gak bisa bedain apa? Mana kolom nama, mana kolom status?)

SOK EKSIS: tiap dimana aja laporan biar dianggep gaol ghetoo… emang kita pembina upacara? Contoh (lagi otw ke Bandung / in mall with my mom / monas… Kenapa gak sekalian “lagi berak/boker nih susah disiram” hahaha gak penting gila… basi tau…

ABABIL : selalu pasang picture dengan pose alay (contoh: gigi behel gayanya meringis melulu, ada cabe tuh di gigi… Emangnya Si BOKIR?)

TUKANG PAMER: Tiap mau makan difoto dulu makanannya trus dipasang buat picture (jarang ditemui yang semur jengkol, sama ikan asin…!!)

Nah, loh… Sekrang saatnya cocok-in masing-masing dah…



Harga Tablet Paling Murah

Ari yang baru dapat THR berniat membelikan anaknya Ipad, inilah perbincangan nya di toko:

Ari: “Berapa harga iPad itu mbak?”
SPG: “5 juta.”

Ari: “Kalau harga iPad 2?”
SPG: “6 juta.”

Ari: “Kalau Galaxy Tab 1 yang itu?”
SPG: “3 juta.”

Ari: “Mmmm … yang Galaxy 2?”
SPG: “Kalau itu 4 juta.”

Ari: “Waaah mahal mahal ya? Ada tablet yang murah ngak mbak?”
SPG: “Ada, PARAMEX… Mauuu !!! Rp. 2.000,- dapat 4 tablet…”

Tidak Mau Bertemu Blogger di Dunia Nyata

Dalam sebuah percakapan melalui chatting…

Cowok: “Bolehkah kita jumpa darat?”
Cewek: “Tak boleh! Aku adalah anak perempuan baik-baik, tak sembarangan bertemu dengan blogger, dan itu merupakan prinsip yang tak boleh diganggu gugat.”
Cowok: “Aku benar-benar ingin bertemu dengan dirimu, kabulkanlah permintaanku ini.”
Cewek: “Kalau kamu menganggap aku sebagai sahabat, kamu harus menghargai keputusan diriku ini.”
Cowok: “Kalau kita berhubungan melalui video bagaimana?”
Cewek: “Sudah tentu baik donk, tetapi sayang sekali aku tak memiliki kamera video.”
Cowok: “Aku pinjami kamu sebuah kamera, tengah hari ini kamu ambil di depan pintu gerbang sekolah.”
Cewek: “O… bikin repot saja, jam berapa?”
Cowok: “Jam 12:00, datang tepat waktu. Kutunggu kamu di sana.”
Cewek: “Oke, terima kasih lho. Kamu orangnya sungguh baik.”

Menjawab Ponsel yang Berdering

Pada saat menumpang sebuah bus umum, ada seorang pria tua memegang sebuah ponsel di tangannya. Tiba-tiba ponselnya berdering nyaring.

Pria tua itu segera mengangkat ponselnya “Hallo! Hallo! Hallo!”

Suaranya keras sekali, bahkan suara yang satu lebih keras dari suara yang lain. Pada saat semua orang sedang mengalihkan pandangan dan sorotan mata ke arahnya, orang tua itu bergumam pada diri sendiri sambil meletakkan ponselnya: “O, hanya pesan singkat!”

Kedekatan Laksana Handphone

Sepasang pemuda dan pemudi sedang berpacaran:

Cewek: “Say, seberapa besar cintamu padaku?”
Cowok: “Tentu saja sangat besar sekali sayang…”
Cewek: “Kalau diumpamain, seperti apa?”
Cowok: “Saking dekatnya kita, ibarat aku adalah handphone dan kamu simcardnya.”
Cewek: “Makasih, Sayang…”
Cowok: (dalam hati) “Untung dia tidak tahu kalau aku ini handphone China, dengan tiga kartu…”

Hasil Belajar Cara Membuat Blog

Seorang karyawan di sebuah perusahaan ditugaskan untuk mengikuti kursus untuk mengetahui cara membuat blog. Setelah beberapa minggu berlatih teknis pemrograman dan mendalami ilmu jurnalistik, akhirnya dia berhasil membuat blog untuk memasarkan produk perusahaannya, sehingga dia ditugaskan untuk melakukan posting blog secara berkala di website perusahaan.

Setelah beberapa lama, dia dipanggil atasannya. Atasannya berkata, “Kami telah melakukan review, dan mulai besok pagi Anda dibebastugaskan dari memposting blog, dan akan ditempatkan ke divisi lain.”

Karyawan itu bertanya, “Apakah ada yang salah dalam postingan blog saya?”

Atasannya berkata, “Postingan blog Anda sudah baik, dan sudah mengikuti kaidah yang baku. Hanya saja isinya terlalu jujur…”