Chapter 2 : Temptation

     Van kecil pun memasuki gubuk tersebut. Mengetahui anak tersebut adalah orang Belanda, keluarga itu tetap menerimanya dengan ramah. Van Lenveter kecil mengira keluarga tersebut pasti akan membunuhnya paling tidak passti menghajarnya. Keluarga tersebut bercakap-cakap dengan suatu bahasa yang tidak mungkin Van Lenveter akan mengerti. Keluarga itu bertanya kepadanya dengan bahasa daerah mereka. Van kecil hanya bisa menggeleng-geleng. Tiba-tiba, terdengar teriakan orang Belanda yaitu ayah Van Lenveter.” Van ! Van ! Dimana kamu !?” Teriak ayahnya.”Aku disini !” Balas Van Lenveter. Ayahnya pun menampar anaknya.”Kenapa kau berani memasuki tempat seperti itu !?” Tanya ayahnya dengan geram.”Hey kamu !” Perintah ayah Van Lenveter kepada salah satu prajuritnya “Bunuh satu keluarga ini karena mereka telah mencemari anak saya ! CEPAT !”.Van kecil pun terkejut dan memohon kepada ayahnya tetapi hal tersebut tidak digubris ayahnya. Satu keluarga tersebut pun dibantai di tempat itu juga. Sejak saat itu, Van menjadi dendam kepada ayahnya sampai……….
To Be Continued……….