Seorang pemuda berjalan-jalan di sebuah kota yang hiruk-pikuk tapi sepertinya ia tidak memerdulikannya. Dia masuk ke sebuah bar dan memesan sebotol bir. “Aku sepertinya pernah melihatmu.” Seorang laki-laki yang duduk disebelahnya menatap dia. “Bukankah kau yang menghancurkan rumahku ?” Pemuda itu tidak menghiraukannya dan lelaki di sebelahnya mulai mendorongnya. Pemuda itu mulai kesal dan terjadilah perkelahian yang seru di bar. Tiba-tiba seorang bertubuh besar melerai mereka berdua dan pemuda itu dilempar keluar. “Menyebalkan!” Pemuda itu menggerutu.

Dia berjalan tanpa memerhatikan jalan dan seorang gadis yang lagi bersepada menabrak kakinya. “Pake mata dong!” Pemuda itu kesal “Maafkan aku, aku sudah lama tidak bersepeda.” Pemuda itu berusaha berdiri dan gadis itu berusaha menolong ia berdiri tetapi pemuda itu menepisnya dan berkata “Pulanglah!” Gadis itu terlihat menyesal tetapi gadis itu menyukai pemuda tersebut. “Aku sudah bilang, Michael. Bahwa kau harus membayar kamar ini dalam sepuluh hari. Kalau tidak kau kan kutendang!” Lelaki separuh baya pemilik kos memarahi pemuda yang bernama Michael itu. Michael terlihat diam.

Gadis itu kembali bersepeda dan saat ia melewati kosnya Michael, dia kembali menabrak kaki Michael. Michae menoleh dan sadar bahwa yang menabraknya adalah gadis yang sama seperti kemarin dan gadis itu menyadari bahwa dia kembali menabrak laki-laki yang sama. Michael terlihat agak sabar karena mengetahui bahwa itu sangat kebetulan. Michael kemudian mengajak gadis itu minum kopi dan gadis itu hanya menganggukan kepalanya karena malu.

“Namaku Angel, aku berasal dari Medan, Indonesia.” Angel memperkenalkan dirinya. “Tapi rasmu mirip orang timur ?” Michael penasaran. “Memang mukaku seperti begitu” Angel terlihat malu-malu. “Aku Michael, Michael Watson, semoga kau tahu betapa sulitnya hidup di New York. Tapi sepertinya aku harus pergi.” Michael keluar dari toko tersebut meninggalkan Angel sendirian.

Di pelabuhan, Michael dikejar oleh pengejar utang. Kaki Michael mulai sakit dan jatuh sehingga pengejar utang itu bisa menangkapnya. Michael dipukuli sampai babak belur dan semua uangnya diambil oleh orang itu. Untuk menghilangkan jejak, pengejar utang itu membuang tubuh Michael ke laut.

Bersambung…