Cerita sebelumnya :

Michael secara tidak sengaja bertemu dengan Angel yang menabrak kakinya dua kali. Angel menyukai Michael tetapi Michael mempunyai sisi gelap yang tidak diketahui Angel. Dia dilempar ke laut setelah dia dihajar oleh pengejar utang.

Angel yang sedang bersepeda disekitar pelabuhan melihat banyak orang berkerumun di pelabuhan itu. “Ya, Tuhan!” Angel terkejut ketika melihat bahwa Michael-lah yang ternyata menjadi pusat perhatian. “Apa yang terjadi, pak ? Apakah ia baik-baik saja ?” Angel bertanya kepada petugas ambulance yang kemudian dijawab “Dia jatuh ke laut dan kami belum menemukan bagaimana ia bisa jatuh ke laut.” Ambulance itu pun pergi dan Angel bergegas mengambil sepedanya dan mengikuti ambulance tersebut. “Dia sangat beruntung. Dia hanya mengalami luka bukan karena jatuh ke laut. Mungkin ia berkelahi.” Dokter menerangkan keadaan Michael kepada Angel.

Michael terbangun keesokan harinya dan melihat Angel tertidur lelap di kursi ruangan pasien. Michael memikirkan mengapa dia bisa disini. “Ohh kau sudah bangun. Kapan kau bangun.” Michael hanya melihat-lihat saja tanpa memerhatikan pertanyaan Angel. “Aku harus pergi. Uangku ? Mana uangku ?” Michael menyadari bahwa uangnya telah habis dan muka MIchael berubah menjadi pucat.

Michael terburu-buru melepaskan infusnya dan melangkah keluar. Angel mengikuti Michael dari belakang yang tentunya tidak dihiraukan Michael. Michael menuju ke sebuah gudang di pinggiran New York dan Angel tetap berada dibelakangnya setelah sekian lama berjalan. “Angel, aku menyuruhmu agar pulang. Tempat ini berbahaya.” Angel hanya diam dan kemudian ia berkata “Aku takut, Michael. Aku takut kau dipukul mereka lagi.” Michael hanya diam kemudian ia menempelkan obat bius ke hidung Angel. “Maaf, Angel. Ini demi kebaikanmu.” Michael menyandarkan Angel pada sebuah kursi panjang dan Michael melngkah masuk menuju gudang.

“Gordon!” Michael meneriakkan nama bosnya. Gordon McLawren keluar dari sebuah kamar di ujung koridor. “Aku pikir kau sudah mati.” “Aku takkan mati, Gordon. Mana uangku ?” Michael mulai geram. “Aku harus melatihmu dulu. Penjaga! Beri dia pelajaran!” Gordon menyuruh pengawalnya menyerang Michael dan dengan gaya yang hebat, Michael membuat semua orang itu tidak berkutik. “Aku salut akan kehebatanmu. Uangmu masih tiggal selangkah lagi tapi kau harus menjalankan misi ini.” Gordon menawarkan misi kepada Michael. “Baik, apa misinya ?” “Mari ikut aku.” Mereka pun masuk ke kantor Gordon. “Kau harus menculik orang ini. Berikan orang ini kepada kami.” Gordon mengeluarkan sebuah arsip dan memperlihatkannya kepada Michael. Darah Michael seperti hilang dan wajahnya berubah pucat setelah melihat arsip itu. “Angel Morrison. Keluarganya berasal dari Medan, Indonesia. Dia disekolahkan di New York tetapi orangtuanya masih di mEdan. Kau harus menculiknya. Uang tebusannya bisa membuat kamu membeli 3 ferrari.” Michael hanya diam karena dia diharuskan menculik gadis yang baru dikenalnya itu.