Cerita Sebelumnya :

Michael berusaha mengenal Angel lebih dalam untuk memudahkannya dalam misi penculikannya. Langkah awal yang dilakukan Michael ialah mengajak Angel ke Restoran di Jalan Diamond.

Angel terpesona dengan kemegahan restoran yang ditujukan Michael ini. “Ayo duduk,” Michael tersenyum kepada Angel, “Mengapa kau mengajakku ke restoran mewah ini ?” Michael hanya tersenyum, “Tolong pesan ayam ini dan juga bir tapi kasih perempuan di depanku Lemon Tea.” Michael terkejut ketika ternyata McLawren, bosnya juga datang ke restoran itu.

Micahel memikirkan seribu cara agar menyakinkan bosnya bahwa itu hanyalah merupakan pendekatan. “Aku harus ke toilet.” Angel mengiyakan perkataan Michael. “Hey, Mike. Kau datang juga. Apa yang kau lakukan dengan Angel ? Apakah kau tidak jadi menculiknya ?” Gordon terlihat penasaran, “Aku hanya melakukan pendekatan. Disaat ada kesempatan, aku akan menculiknya,” Gordon mulai tersenyum, “Kalau begitu, semoga beruntung. Ha ha ha.”

Angel menunggu Michael sangat lama bahkan makanannya mulai dingin. “Maafkan aku, Angel.” Micahel meminta maaf. “Aku memaafkanmu. Mari makan.” Setelah mereka makan malam, mereka pun menuju taman. Mereka pun bermain disana sampai lupa waktu. Salah satu pegawai Gordon melihat mereka dan melaporkannya ke bosnya.

“Ini tak bisa dibiarkan. Apabila Michael terlalu dekat dengan Angel maka dia akan mulai berhenti mengerjakan misinya.” Gordon terlihat marah, “Kita harus segera menculik Angel, kalau tidak Michael akan melindunginya.” Kepercayaan Gordon yaitu Boliver menasehati Gordon. Keesokan harinya, 15 orang dengan topeng datang ke rumah Angel.

Bersambung…