WASHINGTON, KOMPAS.com — Presiden Amerika Serikat Barack Obama langsung menggelar konferensi pers, Senin (15/4/2013) petang waktu setempat, menyusul ledakan yang terjadi di tengah Boston Marathon. Begini cara Obama merangkul seluruh elemen bangsanya menghadapi serangan yang sudah disebut FBI sebagai serangan teroris.
“Saya telah menghubungi pemimpin Kongres dari dua partai (Demokrat dan Republik, red), dan kami menegaskan kembali bahwa pada hari-hari seperti ini tidak ada Republik atau Demokrat. Kita Amerika, bersatu dalam kepedulian terhadap sesama warga kita,” tegas Obama, dalam konferensi pers selama tiga menit, tak lebih dari empat jam setelah ledakan pertama terjadi di sela Boston Marathon.
Obama juga menyatakan telah berbicara dengan Gubernur Deval Patrick dan Wali Kota Boston Tom Menino. Kepada keduanya, Obama meminta semua sumber daya federal dikerahkan untuk merawat para korban. “Dan di atas semua, saya telah menjelaskan kepada mereka bahwa semua orang Amerika berdiri bersama warga Boston,” tegas Obama.
Kepada para petugas polisi, pemadam kebakaran, pemberi respons pertama insiden ini, dan National Guard yang telah mengambil tindakan, Obama menyebut mereka sebagai orang-orang heroik. “Dan mereka terus melakukaannya saat kita berbicara sekarang,” ujarnya, dalam konferensi pers yang disiarkan langsung oleh CNN.
Menurut Obama, tindakan heroik tersebut sekaligus merupakan pengingat, bahwa ada banyak orang Amerika bersedia melayani dan berkorban satu sama lain setiap hari, tanpa memperhatikan keselamatan mereka sendiri, dalam keadaan berbahaya dan sulit. “Dan kami salut semua orang yang membantu dengan merespons begitu cepat dan profesional untuk tragedi ini,” ujar dia.
Obama pun mengutip sejarah Boston Marathon sebagai bagian dari peringatan Hari Patriot. “Hari ini adalah hari libur di Massachusetts – Hari Patriots. Ini adalah hari untuk merayakan semangat kebebasan dan kemerdekaan,” kata dia.
Pada peringatan Hari Patriot di Boston, ujar Obama, banyak orang datang ke kota itu dalam semangat kompetisi yang ramah. “Boston adalah kota tangguh dan tahan banting. Begitu pula warganya,” kata dia.
Karenanya, Obama berkeyakinan warga Boston akan bekerja sama, saling menjaga satu sama lain, dan bergerak maju sebagai salah satu kota yang membanggakan. “Dan seperti yang mereka lakukan, rakyat Amerika akan bersama mereka setiap langkah dari jalan,” tegas dia.